20th May, 2012

ada banyak cara untuk mencintai, salah satunya dengan bersedia menunggu
-

kurniawan gunadi

selamat hari libur , dan tetap produktif :)

(Source: kurniawangunadi, via hanacaraka)

17th May, 2012

udah bukan saatnya galau cinta. Move on suatu saat pasti datang pangeran yang mau terima kamu apa adanya. dan sampai saat itu tiba, lebih baik mengimprove diri sebaik mungkin untuk hadirnya pasangan terbaik.. :)
-

Fanandy Kristianto

29th April, 2012

arti mandii..

  • gw melewati ruang tivi membawa handuk, disana ada ibu, dinar lagi noton indonesia idol.
  • ibu : mau kemanaa??
  • gw : ga kemana-mana..-_______-
  • dinar ; tante mau kencan yaaa...?
  • ibu : hahahahahaha. tumben mandiiii. biasanya kan kalo mandi pergi doang
  • gw : -_________-.
  • dinar : tante mau molor yaaakk?
  • gw : -_______________-
  • #sekiaaann. begitu hebohnya kalo gw bawa handuk a.k.a maaandiii. AHAHAHAHHAHAHAHAHA
» Ilmu di Negeri Ini Tidak Dihargai?

Tadi pagi ada seorang datang ke rumah, menawarkan kompor elektrik, saya tanya ini itu, ternyata dia seorang Engineer, seorang Insinyur elektronika dari sebuah Universitas negeri ternama. Beberapa minggu lalu juga disebuah mall ada seorang dokter yang memasarkan peralatan kesehatan baru dengan memeriksa darah dan membagikan brosur. 

Saya lihat di televisi, pelawak-pelawak yang beradegan konyol, blo’on dan cuwakwa’an, gebuk-gebukan gabus naik mobil yang harganya diatas 600 juta. Bandrol harga atas profesinya milyaran rupiah.

Saya heran dengan masyarakat kita yang sekarang, orang yang tekun belajar dan benar-benar menggunakan otaknya dihargai hanya 500 ribu sampai dengan 2 juta perak saja, tapi orang yang berani konyol bisa berharga milyaran. Bagi saya ini sudah tak lucu lagi, masyarakat kita sedang sakit, ketika ketekunan, kejujuran dan kecerdasan sudah tak dihargai maka ada yang tak beres di dalam masyarakat ini. 

Tak heran yang muncul di televisi adalah Intelektual kelas rendahan, politisi bermulut comberan dan gagasan hiburan yang super konyol tak mencerdaskan. Dahulu kita masih menikmati lawakan-lawakan cerdas Warkop DKI liwat radio-radio, mampu menerjemahkan folklore menjadi sebuah kelucuan yang dimengerti banyak orang, ada Bing Slamet ada Kang Ibing, tapi sekarang lawakan kita hanya gebuk-gebukan gabus dan mengata-ngatai fisik orang. Rupanya revolusi tidak harus dimulai dari penggulingan pemerintahan SBY, tapi revolusi itu harus dimulai dari penghancuran sistem masyarakat kita yang sekarang lewat revolusi budaya. 

ANTON DH NUGRAHANTO

(via kurniawangunadi)

Tidak dengan ucapan manis atau perilaku yang berpura-pura.
Kalian akan jatuh cinta dengan seadanya, tapi juga dengan segalanya.
- (via duaenamjuli)

(via hanacaraka)

 

Copyright © 2009 Perahu Kertas All rights reserved.
TumbleDesk Theme by Dave & Laptop Geek.